Senin, 11 April 2016

Manajemen File dan Direktori

Manajemen File adalah metode dan struktur data yang digunakan Sistem Operasi untuk mengatur dan mengorganisir file pada disk atau partisi. File system juga dapat diartikan sebagai partisi atau disk yang digunakan untuk menyimpan file-file dalam cara tertentu. Cara memberi suatu file sisitem ke dalam suatu disk atau partisi dengan cara melakukan format.
Fungsi manajemen file :

  1. Penciptaan,modifikasi,dan penghapusan file
  2. Mekanisme pemakaian file secara bersama
  3.  Kemampuan backup dan recovery untuk mencegah kehilangan karena kecelakaan atau dari upaya penghancuran informasi
  4. Pemakai dapat mengacu file dengan nama simbolik bukan menggunkan penamaan yang mengacu perangkat fisik
  5. Pada lingkungan sensitive dikehendaki informasi tersimpan aman dan rahasia
  6. file harus menyediakan interface user-friendly
Untuk memanipulasi file dan direktori, antara lain:
  1.  Daftar konten direktori
  2. Menyalin, memindahkan, atau menghapus file dan direktori
  3.  Manipulasi banyak file dan direktori secara rekursif
  4. Menggunakan perintah find untuk mencari berdasarkan file
  5. Kompresi dan dekompresi file menggunakan gzip dan bzip2

Melihat daftar direktori


  • $ pwd
  • $ ls
  • $ ls/home/user/praktikum

Menampilkan daftar direktori dengan format yang panjang


  • $ ls –al
Perintah ls -al
Keterangan :
Pada kolom pertama, ada beberapa atribut yang perlu kita ketahui pada karakter pertama yaitu :

  • d ( directory )
  • - (regular file)
  • l (symbolic link)
  • s (unix domain socket)
  • p (named pipe)
  • c (character device file)
  • b (block device file )

9 karakter selanjutnya, menunjukkan permission yang terbagi menjadi 3 grup, yang mewakili read, write, dan execute. Ketiga karakter tersebut ditandai sebagai berikut:
• r (read permission) 
• w (write permission) 
• x (execute permission) 
• - (no permission)

Direktori
Membuat direktori lebih dari satu 
$ mkdir dir1 dir2 

Jika ingin membuat direktori dan subdirektori (bersarang): 
$ mkdir –p d1/d2/d3 
*-p  adalah atribut yang memiliki arti parent, dapat digunakan pada rmdir

Menghapus direktori: 
$ rmdir –p d1/d2/d3 dir1 dir2 
*direktori harus dalam keadaan kosong

Menghapus direktori secara Rekursif: 
$ rm –r dl

Membuat file kosong
Kita dapat membuat file kosong dengan menggunakan command touch. Dapat menggunakan tambahan ekstensi maupun tidak
$ touch file1 file2 file3

Menggunakan command find
Command find digunakan untuk mencari file atau direktori, dapat mencari berdasarkan nama, tipe, atau waktu
$ find . -name “text”
Command tersebut digunakan untuk mencari file di direktori saat ini dengan nama “text”.

Compression dan Decompression
Ketika kita ingin membuat arsip (archive), kumpulan file cadangan, atau mengirimkan file lebih dari satu, biasanya kita menggunakan program compressor. Pada Linux, ada dua program yang tersedia untuk melakukan kompresi, yaitu gzip dan bzip2.

Contoh dengan gzip
$ cp /etc/services .
$ ls -l
$ gzip services
$ ls -l

Untuk melakukan decompress, tambahkan parameter -d
$ gzip -d services.gz

Contoh dengan bzip
$ bzip2 services

Untuk melakukan decompress, gunakan command bunzip2
$ bunzip2 services.bz2  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar