Senin, 29 Februari 2016

Basic Command LINUX

BAGAIMANA SISTEM OPERASI LINUX ?
Linux merupakan sistem operasi yang dikembang dari sebuah proyek hobi seorang mahasiswa dari Universitas Helsinki yang dimulai pada tahun 1991 (pengembangannya). Proyek ini dimulai pada saat Linus (mahasiswa Helsinki) yang menulis sebuah kernel untuk prosesor dengan arsitektur 32-bit. Kernel itu sendiri adalah inti dari sebuah sistem operasi.

BAGAIMANA STRUKTUR SISTEM OPERASI?
Sistem Operasi (SO) memiliki struktur yang terdiri dari Kernel (sebagai pengelola hardware yang kita gunakan, yang menjembtani antara aplikasi komputer dengan hardware.
Dalam tingkatan, kernel merupaka struktur SO paling luar dalam sudut pandang komputer. Strukturnya bisa seperti ini

Aplikasi (browser, musik player, dll)
Sistem Operasi (Kernel Modul, Kernel, System Library)
Hardware

Namun dalam sisi user, strukturnya :
Aplikasi
Shell
Kernel
Hardware


Suatu sistem operasi (terlepas dari tingkatannya), memiliki  tebagi dalam tiga bagian, yaitu :
1. Kernel         : inti dari suatu sistem operasi. Kernel menyediakan semua fungsi untuk menjalankan proses, juga menyediakan layanan sistem untuk ke perangkat keras.
2. System Library        : kumpulan fungsi standar dimana aplikasi dapat berinteraksi dengan kernel.
3. System Utilities       : Program yang bertugas mengatur semua program yang diperlukan.


Pada linux, ada beberapa komponen tambahan yang diadaptasi dari UNIX, yaitu :
1. Shell            : fasilitas yang dapat memproses permintaan (request) kita kepada sistem
 operasi. Biasanya interface yang digunakan tidak berbentuk GUI (Graphical User Interface).
2. Comman and Utilities         :  berbagai perintah dan fasilitas yang bisa digunakan
 untuk keperluan sehari-hari dalam pengunaan komputer.
3. Files and Directories           : Suatu cara yang digunakan UNIX untuk mengelola data menjadi sebuah file, dan mengelola file ke dalam suatu direktori. Direktori – direktori ini dikelola ke dalam struktur
 pohon yang disebut dengan filesystem.

Yang perlu diketahui dalam penggunaan terminal / shell ini adalah :
1. Kita dapat melakukan proses seperti pada biasanya, perbedaannya hanya di Interfacenya.
2. Lokasi awal saat membuka Terminal adalah home user, yang diberi simbol “~”.
3. Setiap perintah (command/syntax), lokasi dan file bersifat case sensitive.
4. Untuk menyelesaikan penulisan nama file, gunakan tombol Tab.
5. Perintah-perintah yang bisa dijalankan tersimpan di folder /bin di computer.

Berikut adalah basic command LINUX :

  • Membuat direktori
Mkdir “nama_folder”
  • Menampilkan isi direktori
 ls
ls –l : Memperlihatkan daftar file beserta atribute seperti pemilik, permission, ukuran dan tanggal modifikasi
ls –a : Memperlihatkan daftar file dan file tersembunyi
ls –al : Gabungan perlintah –l dan –a
  • Berpindah Direktori
cd “nama folder”
cd atau cd~ : Pindah ke direktori Home
cd : Mundur ke direktori sebelumnya
  • Menampilkan posisi kita
pwd
  • Menyalin File
 cp file_yang_akan_disalin direktori_tujuan
cp file  /path/ke/direktori/sesuatu  →  mengkopi  file  tertentu  ke
cp -r folder /path/ke/direktori/sesuatu → mengkopi folder tertentu
cp *.extension  /path/ke/direktori/sesuatu  →  mengkopi  file  –  file
cp nama*  /path/ke/direktori/sesuatu  →  mengopi  file  –  file  yang
  • Memindahkan File
mv “file yang akan dipindahkan” “direktori tujuan”
mv “nama file lama.ehm” “nama filebaru.ehm”
  • Menghapus File
rm file : menghapus file
rm -r folder : menghapus folder
rm -rf folder : menghapus folder secara paksa
  • Mencari file dalam direktori
find nama_file/folder_yang_akan_dicari
  • Melihat isi file
cat :Perintah ini  digunakan  untuk  menampilkan  isi  file  kedalam  bentuk  palin
cat nama_file.ehm
  • Menampilkan jumlah baris, jumlah kata, dan ukuran file (dalam byte) suatu file.
wc nama_file.txt

Copyright Faisal Syaiful Anwar - http://cs.upi.edu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar