Senin, 15 Februari 2016

Installasi SO Linux Mint KDE

Sekilas tentang Sistem Operasi Linux

Sejarah

Linus Torvalds mengembangkan kernel Linux dan didistribusikan versi pertama yaitu versi 0,01, pada tahun 1991. Pada saat pertama kali didistribusikan hanya berupa source kernel saja, kemudian menjadi dapat diunduh dalam bentuk images cakram flopi (bahasa Inggris: floppy disk), satu bootable yang berisi kernel, dan satu set utilitas GNU dan alat untuk menyiapkan sistem file. Karena prosedur instalasi yang rumit, terutama dalam menghadapi pertumbuhan jumlah perangkat lunak yang tersedia, distribusi mulai bermunculan untuk menyederhanakan masalah ini.

Distribusi Populer

Berikut merupakan daftar distribusi linux yang populer:
·     Debian, distribusi ini dikelola oleh sukarelawan di komunitas. Debian merupakan distribusi tua yang masih ada hingga saat ini dan banyak menghasilkan turunan berupa distribusi baru. Berikut ini merupakan contoh distribusi populer yang diturunkan dari Debian.
o    Canaima,
o    Knoppix,
o    Linux Mint Debian Edition (LMDE),
o    Ubuntu,
§  Backtrack, distribusi yang dikembangkan oleh tim Offensive Security yang dibangun khusus untuk tujuan digital forensik dan uji keamanan.
§  Linux Mint.
§  Lubuntu.
§  Xubuntu.
§  Kubuntu.
§  BlackBuntu, Varian Ubuntu khusus untuk Penetrasi jaringan, keamanan, digital forensic.
o     BlankOn, merupakan distribusi yang dikembangkan di Indonesia. BlankOn menggunakan antarmuka desktop yang disebut Monokrawi dan tersedia dalam beberapa bahasa daerah lokal di Indonesia.
  • Fedora, distribusi komunitas yang disponsori oleh perusahaan Amerika, RedHat.
o     Red Hat Enterprise Linux, distribusi yang dikelola dan dikomersialkan oleh RedHat.
§  CentOS, distribusi komunitas yang dibangun dari kode sumber yang sama oleh RedHat.
§  Oracle Enterprise Linux, merupakan turunan dari Red Hat Enterprise Linux, dipelihara dan komersial didukung oleh Oracle.
§  IGOS Nusantara, dikembangkan oleh Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia. Dibangun berdasarkan Red Hat Enterprise Linux.
o     Mandriva, merupakan distribusi komersial turunan RedHat yang populer di beberapa negara Eropa dan Brazil. DistribusiMandriva dikelola oleh perusahaan Prancis dengan nama yang sama, Mandriva.
§  Mageia, merupakan distribusi komunitas yang merupakan percabangan dari Mandriva pada tahun 2010.
§  PCLinuxOS, turunan dari Mandriva yang mengkhususkan kepada penggunaan komputer desktop.
  • Slackware, merupakan distribusi pertama yang lahir pada tahun 1993.
  • OpenSUSE, distribusi komunitas yang disponsori oleh perusahaan Jerman, SUSE.
Virtual Box

Nah, software ini yang akan membantu kita untuk menjalankan / menginstal linux mint. Udah tau kan sekarang, sebenarnya linux mint itu turunan linux yang dari mana? Sekarang kita perpanjang pembahasan tentang virtual box.
Apa itu virtual box?
Virtual box merupakan sebuah aplikasi yang bersifat simulasi. Maksud dari simulasi disini adalah, bahwa kita akan menginstal sebuah sistem operasi dengan menggunakan perangkat lunak. Dengan virtual box, kita tidak perlu menginstal sistem operasi langsung pada perangkat keras yang kita miliki.

Ada lagi satu perangkat lunak yang hampir sama dengan virtual box, yaitu virtual machineware (VMWare). Sama seperti virtual box, VMWare juga merupakan perangkat lunak simulasi. Hanyasaja perbedaan pada kedua perangkat lunak ini adalah jika virtual box bersifat free, maka VMWare adalah perangkat lunak yang berbayar. Lalu perbedaan lain, adalah jika kita menggunakan VMWare perangkat keras yang kita gunakan tidak terlalu berat saat proses menginstal sistem operasi. Nah, jika dalam virtual box, kendala yang dihadapi adalah seringnya hang pada perangkat lunak yang memiliki memori sangat kecil.
Ya, demikian sedikit penjelasan mengenai virtual box dan perangkat lunak lainnya yang hamper sama dengan virtual box. Tinggal kita memilih mana yang perlu kita gunakan atau tidak. Yang perlu diingat, penggunaan perangkat lunak sebaiknya harus sesuai dengan spesifikasi perangkat keras yang kita miliki. J
 


 Instalasi Virtual Box & Linux Mint KDE

1.     Instal virtual box hingga selesai, lalu buka aplikasi Oracle Virtual Box nya.

Gambar pertama jika kita baru memulai menggunakan virtual box

2.     Klik New untuk membuat sebuah simulasi penginstalan sistem operasi.

Muncul kotak dialog baru yang akan meminta kita untuk mengisi formnya.
Name        : Linux Mint
                    (Nama Virtual untuk instalasi sistemnya)
Type         : Linux
                    (Tipe sistem operasi yang akan kita gunakan)
Version    : Other Linux
                     (Versi dari sistem operasi yang digunakan, contoh : Ubuntu, Debian, fedora dll, bila tidak ada dalam list maka dapat dipilih other linux. Untuk windows : windows XP, windows 7, dll).

Klik Next.

3.     Lalu muncul kotak dialog lagi untuk mengatur seberapa banyak memori yang akan kita gunakan untuk install linux mint.

Dalam hal ini saya menggunakan memory 256 MB agar tidak terlalu menghabiskan penggunaan memory pada device yang aslinya. Jika ingin lebih cepat, maka bisa kita gunakan memory virtual box yang lebih besar, bisa 512 MB atau hingga 1 GB, tidak lebih dari memori device yang kita miliki.
Klik Next.

4.     Dalam kotak dialog dibawah, kita akan membuat harddisk virtual untuk menginstal sistem operasinya.

Klik Next
5.     Muncul kotak dialog untuk memilih tipe harddisk yang akan kita buat.
      

Langsung saja klik  Next
Dalam penginstalan linux mint ini, saya gunakan tipe harddisk yang pertama.
6.  Akan muncul kotak dialog apakah  harddisk yang akan kita kita gunakan disesuaikan dengan harddisk yang kita miliki atau tidak.


Jika kita memilih dynamical, maka virtual box akan langsung mengalokasikan harddisk asli kita dengan harddisk virtual box yang akan kita buat.
Jika kita memilih fixed size, maka kita harus menyesuaikan ukuran harddisk virtualnya, dan dalam proses pembuatannya membutuhkan beberapa menit.

Proses pembuatan harddisk virtual.
7.     Setelah selesai membuat harddisk virtual, kita kembali ke kotak dialog sebelumnya.

8.     Klik Settings, lalu akan muncul kotak dialog, lalu klik lagi storage

Pilih Icon disk, lalu pilih ‘Choose a virtual CD/DVD disk files.
Akan muncul kotak dialog lagi

Cari lokasi file .iso nya disimpan, lalu klik Open

9.     Pilih lagi tab Display pada kotak dialog Settings, lalu atur video memory menjadi 32 bit.

Lalu klik OK.
Dan kotak dialog Settings, akan tertutup.
Langkah selanjutnya adalah memulai menginstal linux mint 14 dengan cara klik start pada halaman awal virtual box

10.             Setelah masuk ke jendela virtual box yang baru, kita perlu menunggu beberapa menit untuk berada di layar utama linux mint.

Klik dua kali pada Instal linux mint, untuk memulai instalasi linux mint.
11.             Langkah pertama kita akan diminta memilih bahasa untuk proses  instalasi. Langsung saja kita pilih English agar lebih universal.

12.            Akan muncul list yang diperlukan untuk menginstal linux mint. List pertama adalah pastikan bahwa harddisk yang kita buat di virtual box sesuai dengan spesifikasi linux mint yang akan diinstal, yaitu minimal 6.3 GB memory harddisk yang ada. List kedua adalah pastikan bahwa device yang kita gunakan terhubung dengan listrik, karena pasti akan membutuhkan daya yang banyak untuk menginstal linux mint hingga selesai. List ketiga adalah pilihan optional, jika tidak checklist juga tidak apa-apa.
 
Pilih Continue.

13.            Muncul lagi pilihan tipe instalasi. Opsi yang pertama adalah menghapus sistem operasi yang ada dalam harddisk, termasuk semua file yang berada di system C:. Nah opsi yang kedua adalah kita menggunakan dua booting, (multiple harddisk). Pilih Something else, lalu pilih Continue.



14.            Dalam langkah selanjutnya, kita klik New Partition Table, untuk membuat partisi harddisk. Lalu klik dua kali pada tulisan Free space.
      Muncul kotak dialog yang perlu kita isi dan kita pilih opsinya. Untuk tipe dari partisi yang akan dibuat adalah pilih Primary. Untuk ukuran partisi, kita masukan 8589 MB (atau 8.6 GB). Untuk lokasi partisi, pilih yang Beginning (dari awal). Untuk yang selanjutnya, kita harus memilih, partisi yang kita buat saat iini digunakan sebagai apa? Nah dalam modul ini kita pilih Ext4 journaling file system. Mount piontnya diisi yang back slash (/).
      Klik OK.

15.             Jika masih ada memory harddisk yang tidak terpakai, maka bisa kita gunakan untuk pembuatan partisi swap area, dimana partisi ini digunakan untuk cadangan bila terdapat kesalahan (error) pada system awal yang telah kita buat.
      Caranya hampir sama, yaitu klik dua kali pada Free space, lalu pilih tipe untuk partisi harddisk dengan mengklik Logical, dan sesuaikan ukuran memory harddisknya. Disini saya menggunakan seluruh sisa memory untuk pembuatan swap area. Lalu pilih Swap area pada pilihan use as nya.

Selanjutnya klik Instal Now
Tunggu beberapa saat untuk membuat partisi harddisknya.
16.            Pada langkah ini kita akan dimintai keterangan, tentang dimana posisi kita? Misalnya disebuah kota apa?. Nah, kita ketikkan saja Jakarta.

Klik Continue.

17.            Pilih keyboard layout. Kita pilih saja yang universal, yaitu English (US).

Klik Continue.

18.            Lalu kita harus mengisi tentang Name (nama yang akan kita gunakan untuk log in pada saat kita akan menggunakan linux mint ini. Nama yang kita ketikkan, dapat otomatis menjadi Computer Name nya. Dan juga akan otomatis tertulis pada Pick a username.  Lalu masukkan Password yang akan kita gunakan untuk log in, dan Konfirmasi Password yang telah kita ketikkan.

Klik Continue.
19.            Proses instalasi dan copy file sistem pun dimulai. Dalam proses instalasi nya membutuhkan waktu yang lama, maka tunggu beberapa saat hingga proses instalasi selesai.

20.            Instalasi pun selesai kita akan diminta untuk merestart device kita. Klik saja Restart Now. Tunggu beberapa saat.

21.            Muncul kotak dialog yang untuk log in. Ketikkan username dan password yang telah kita buat dalam proses instalasi tadi.

22.            Instalasi linux pun selesai. Selamat menggunakan Linux Mint 14… J

Copyright Faisal Syaiful Anwar - http://cs.upi.edu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar